Senin, 21 Oktober 2013

Mengenal Lebih Dekat "Table Manner"



Sebagian besar dari kita pasti sudah sering mendengar kata "Table Manner". Namun tidak semuanya memahami betul apa itu Table Manner. Disini saya akan coba sedikit membahas apa sebenarnya Table Manner itu.

Kata table manner berasal dari Bahasa Inggris yang terdiri dari kata Table (artinya meja) dan Manner (tatacara). Jadi secara harfiah bisa diartikan Table Manner adalah tata cara atau sikap saat berada di meja makan yang disesuaikan dengan etika sopan santun dan etiket sesuai dengan lingkungan sosial dimana kita berada.


Table manner umumnya diterapkan oleh para eksekutif / pejabat pada saat jamuan makan formal di meja makan. Aturan tata cara makan ini dimulai sejak memasuki ruangan, duduk, bercakap-cakap, minum, makan, sampai cara menggunakan peralatan makan. Nah, makanan yang tersaji di atas meja makan tidak boleh disantap seenaknya seperti saat kita makan di warung prasmanan. Ada urutan yang harus ditaati untuk melahap semua makanan tersebut. Perhatikan urutan makanan pembuka, makanan utama, dan makanan penutup. Peralatan makanan seperti piring, sendok, garpu, pisau, dan lain-lain juga ada aturan bagaimana cara memegang dan mempergunakannya.



Dalam jamuan formal terlebih yang melibatkan tokoh penting seperti pejabat, table manner sudah menjadi kebiasaan dan dianggap dapat menciptakan suasana yang nyaman dan teratur. Jika dalam jamuan formal seperti itu tidak memahami etiket / table manner dapat berakibat fatal. Orang lain akan merasa kurang nyaman melihatnya dan menganggap orang tersebut kurang cocok untuk diundang sebagai tamu. Dan pastinya akan menjadi hal yang memalukan.


Etika jamuan makan sebenarnya sudah ada pada abad ke-14. Saat itu orang mulai mendengar dan mengenali perangkat makan garpu berbentuk 2 tusukan dan digunakan sebagai alat pendamping pisau besar untuk memotong daging bulat besar. Baru pada tahun “Pertemuan Munster”, yaitu 1648, para diplomat dunia bersama para ahli masak menetapkan 7 hal penting selain sepotong taplak meja. Tujuh hal penting tersebut terdiri dari piring, sendok, garpu, serbet, gelas minum, dan tusuk gigi. Etika jamuan makan ini berkembang ke Negara-negara Eropa, khususnya Negara Perancis yang mana budaya dan etika ini berasal dari komunitas bangsa tersebut, yaitu pada masa kerajaan Louis XIV yang sering mengundang orang terhormat dalam acara makan bersama. 




Berikut adalah beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :
  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
 
 Sumber lain juga menyebutkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Table Manner, yaitu :
  • Hindari merokok ketika berbicara dengan counterpart, jika merokok minta izin terlebih dahulu, dan merokok di tempat yang disediakan.
  • Bertutur kata baik dengan tetangga seimbang kiri-kanandgn bahasa yang baik, kurangi menggunakan bahasa yang tidak dipahami oleh counterpart.
  • Hindari pembicaraan politik atau masalah agama, kecuali counterpart Anda sudah dikenal sebelumnya dan menyukai topik itu.
  • Jangan memonopoli pembicaraan, tidak menggunakan istilah-istilah yang tidak dipahami, dan jangan memotong pembicaraan kecuali minta izin.
  • Dilarang menaikkan siku ke meja, yang diperbolehkan sebatas pergelangan tangan saja, lengan jangan mengganggu tetangga
  • Minta izin jika perlu ke luar kepada host, letakkan serbet di tangan kursi sebelah kanan, atau di atas kursi sendiri
  • Menggunakan tusuk gigi dengan menutup mulut dengan serbet, setelah selesai patahkan tusuk gigi dan meletakkannya di tepi piring.
  • Sangat terlarang bertahak/bersendawa, jika bersin tutup hidung dan mulut rapat sehingga tidak keluar suara. Hat-hati makanan menyembur!
  • Jangan terlalu lama meninggalkan tempat duduk karena ingin merokok di luar, kurang menyenangkan bagi host
  • Ingat: Penggunaan alat makan (sendok, garpu, pisau) dimulai dari posisi terluar, dan jangan bersuara dalam penggunaan alat makan
  • Sendok, garpu ke mulut, bukan mulut ke garpu sendok, dan terlarang memasukkan pisau ke mulut, Anda dikira mau hara-kiri!
  • Kunyah makanan tidak berbunyi, tanpa suara, dan jangan berbicara dengan mulut penuh makanan, gelas air putih jangan berbekas.
  • Setelah selesai minum teh/kopi letakkan sendok di pinggir tatakan cangkir, tidak boleh di dalam cangkir
  • Jika meninggalkan seat, letakkan pisau/garpu posisi cross, jika selesai letakan berjajar rapi, miring ke kiri atau membentuk jam 11.
  • Jangan menggeser mundur kursi, kecuali pada saat mendengarkan pidato, sebelum pidato host biasanya membuat aba-aba. ting..ting..
  • Pidato dilakukan setelah selesai makanan pembuka, sebelum main dish, atau setelah main dish, dan host mengangkat gelas kemudian diikuti tamu.
  • Adakalanya disediakan gelas khusus, biasanya gelas champagne, diisi dengan sparkling atau apple cider jika Anda tdk minum alkohol
  • Jika acara untuk guest of honor, biasanya ada pidato balasan, singkat, dan diakhiri ajakan mengangkat gelas
  • Selesai makan, gunakan serbet untuk melap tepian mulut, serbet terlarang digunakan untuk mengelap muka atau keringat
  • Jika jamuan selesai, serbet letakkan ke atas meja, tidak usah dilipat terlalu rapi, wanita jangan merapikan make-up di meja makan
  • Berikan prioritas bagi wanita naik ke mobil, ketika memasuki mobil pria membantu wanita membuka pintu
Nah, sampai sini apakah anda tertarik untuk menerapkannya??
Kalau saya pribadi sih lebih suka tata cara makan ala saya sendiri. Bebas gak ada aturan. Kalau pakai table manner ribet. Bisa-bisa gara-gara ribet sama aturan, nafsu makan jadi hilang. Maklum belumpernah diundang di jamuan formal...;D

Sumber : 
http://taktiktek.blogdetik.com/2013/06/06/table-manner-sikap-saat-di-meja-jamuan/
http://www.tasikhotel.com/2013/04/konsep-dasar-table-manner.html
http://tazzchie-only.blogspot.com/2012/01/table-manner.html

0 komentar :

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda pada kolom berikut.