Rabu, 21 Agustus 2013

Alasan Tidak Boleh Mengaktifkan Handphone di SPBU

Dulu, saya sering menganggap remeh larangan mengaktifkan handphone (HP) di SPBU. Pikir saya, ah masa iya sih sebuah handphone bisa bikin kebakaran. Namun karena penasaran saya coba browsing di internet tentang pengaruh sebuah handphone di area SPBU. Nah, berikut ini adalah rangkuman penjelasan yang saya dapat dari beberapa sumber di internet.




Handphone yang kita ketahui mengeluarkan radiasi dari sinyal, ternyata juga mengeluarkan percikan / bunga api meskipun kecil sekali. Ukurannya hanya 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm. Percikan api ini timbul di sekitaran antena koil, akibat beda potensial tegangan yg cukup tinggi.

Selain itu, keberadaan lampu LED (Light Emitting Diode) pada HP juga mengeluarkan cahaya. Lampu LED yg dipakai pada HP berbeda dg LED yang dijual di pasaran elektronika. LED pada HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas). Berbeda dengan LED yang dijual di toko elektronik yang diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.

Nah, pada saat LED menyala, maka akan timbul pijar. Pijar dan percikan api dari koil tadi inilah yang membuat orang berfikir handphone bisa memicu ledakan. Namun, apakah memang bisa sedahsyat itu efeknya?

Sebelumnya, kita perlu mengingat kembali pelajaran sekolah dulu. Api itu dapat terjadi karena tiga unsur yaitu sumber nyala, bahan bakar, dan oksigen (udara). Dalam kasus ini, satu unsur sudah terpenuhi oleh handphone yaitu sumber nyala, sedangkan kedua unsurnya lagi adalah bahan bakar dan juga oksigen (udara).

Sebenarnya kecil kemungkinan handphone dapat memicu ledakan/kebakaran di SPBU. Sebab, percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup kuat untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. Karena di udara terbuka kepekatan uap bensin cepat terurai.

Namun, kita tetap TIDAK BOLEH meremehkan hal ini. Potensi handphone menyebabkan kebakaran/ledakan MASIH TETAP ADA. Meskipun SPBU berada di ruang terbuka, bisa saja terjadi situasi udara yang ada di sekitar SPBU sudah cukup jenuh/pekat sekali dengan uap bensin. Mungkin saja salah satu penyebabnya tidak adanya angin sehingga uap bensin tertahan di area SPBU tersebut.  Nah, dalam kondisi inilah potensi yang kecil tadi akan berubah menjadi potensi yang BESAR untuk sebuah handphone menyebabkan kebakaran di SPBU.

Oleh karena itu, mulai sekarang mari kita patuhi larangan mengaktifkan HP di SPBU. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja tanpa kita duga. Mari kita taati aturan SPBU demi keamanan dan kenyamanan kita dan orang lain. Jangan sampai kecerobohan kita yang sepele berbuah musibah besar bagi diri sendiri dan orang lain.
Salam..;)


*hasil rangkuman berberapa sumber

1 komentar :

  1. Pernah kejadian gak ya kang, pom bensin meledak karena HP

    BalasHapus

Tinggalkan komentar anda pada kolom berikut.